Blog

Meramputisasi2010 mengucapkan selamat Tahun Baru 2015 Bagi yang merayakan

Sabtu, 07 Juni 2014

Pengaruh kondisi Fisik terhadap Persebaran Jenis Tanah

      Persebaran jenis tanah di Indonesia sangat dipengaruhi jenis batuan induk, tempat pembentukan, dan proses pembentukannya. Jenis tanah di daerah dekat gunung api adalah vulkanik, sementara jenis tanah di sekitar aliran sungai aluvial. persebaran jenis tanah di Indonesia sebagai berikut.
  1. Tanah organik (gambut) disebut juga tanah organosol atau histosol. Tanah ini terdapat di Sumatra, Kalimantan, dan Papua. Tanah organik umumnya digunakan untuk perkebunan.
  2. Tanah grumusol adalah tanah yang berasal dari batuan induk batu kapur dan tuff vulkanik. Tanah ini memiliki kandungan bahan organik rendah. Tanah grumusol terdapat di Jawa bagian timur, Madura, Nusa Tenggara,dan Maluku. Tanah grumusol cocok untuk mengembangkan palawija dan perkebunan.
  3. Tanah latosol tersebar luas di Indonesia. Batuan pembentuknya berasal dari batuan beku, sedimen, dan metamorf. Penggunaan tanah latosol umumnya untuk persawahan dan lahan kering. Penggunaannya bergantung pada ketersediaan air. Tanah ini cocok untuk tanaman padi, palawija, dan perkebunan.
  4. Tanah andosol atau vulkanik terdapat di daerah yang memiliki banyak gunungapi, seperti Sumatra dan Jawa. Tanah andosol terbentuk pada daerah vulkanik aktif di lereng atas yang memiliki bahan abu vulkanik dan tuff. penggunaan tanah andosol untuk pertanian sayuran dan perkebunan.
  5. Tanah aluvial berasal dari material hasil erosi yang terendapkan aliran air. Tanah aluvial bersifat subur dan cocok untuk tanaman padi dan palawija. Tanah aluvial dapat berasal dari bahan vulkanis.
  6. Tanah podsol merupakan tanah bertekstur pasir dengan kandungan bahan organik sedang. Tanah podsol dijumpai di sepanjang sungai-sungai besar di Sumatra, Kalimantan, dan Papua.
  7. Tanah laterit adalah tanah yang terbentuk karena temperatur udara dan curah hujan yang tinggi. Tanah laterit kurang subur. Tanah laterit terdapat di Jawa Timur,jawa barat, dan Kalimantan barat
Sumber :

Jumat, 23 Mei 2014

Ada game di Youtube

Hai,sobat meramputer atau meramput lover
Pernahkah anda membuka website youtube? pasti anda jawab pernah
Pernahkah Anda main game Snake Xenzia di youtube? pasti anda jawab tidak pernah
Meramputisasi:Ternyata eh ternyata, game ini(Snake Xenzia) ada juga di youtube lo
Anda: Masa sih, kan setau saya mah youtube tu hanya video aja tidak ada gamenya?
memangnya gamenya ada dimana?
Meramputisasi: Ada pada video youtube di loading youtube(seperti dibawah ini)

Anda: ooh gimana caranya?
Meramputisasi: Mau tau caranya, liat aja dibawah ini !

mau tau caranya bermain game (Snake Xenzia) di youtube caranya seperti ini :
1. Pertama buka youtube lalu klik video di youtube (terserah anda)
2. Sudah dibuka video anda yang dipilih, klik dikotak hitam yg saya petakin warna merah seperti dibawah ini:

3.Sudah diklik lalu tekan tombol panah pada keyboard terserah mau tekan yang mana (←,↑,→,↓)
4.sudah diklik tombol panah nah siap main deh permainan snake xenzia di youtube
berikut screenshotnya:









Catatan : 1.Kalau di hp Android, smartphone,Dll tidak bisa karena tidak ada anak panah
Jangan lupa komentarnya ya 
2.kalau di full screen tetap main kok
Seandainya anda bertanya
1.Menapa harus diklik pada nomor 2? supaya bisa klik tombol (←,↑,→,↓)
2.Bisa gak main game (Snake Xenzia) di hp? tidak bisa

Kamis, 28 November 2013

Parasitologi - Rangkuman Kuliah dr.Anna FKUI 2013



1.     Scabies
Scabies , termasuk penyakit rakyat. Biasanya di asrama, pesantren . penyebabnya Sarcoptes scabei. Tersebar di seluruh dunia. Paling banyak di negara berkembang. Scabies dikenal sebagai penyakit yang mengganggu komunitas sejak 2500 tahun yang lalu, dia tidak sekuno TB (sejak zaman pharaoh). Transmisinya langsung, kulit ke kulit. Bisa juga secara seksual, peralatan sehari hari, seperti baju, handuk dan sebagainya. Communicable : Jika tidak segera di obati maka inkubasinya akan berlangsung terus-menerus dan berpotensi untuk mengalami penularan.
Here we go Kita masuk ke Pathophysiology dari Mbak Sarcoptes scabei ini, Dimulai dari telur , larva, nymphe (Mbak Sarcoptes scabei yang masih imut/belom dewasa), bentuk dewasa , tapi yang jelas larva dia akan tinggal di terowongan kemudian dia menggali terowongan itu di kulit. Sarcoptes scabei ini dapat menyebabkan Delayed reaksi hipersensitivitas tipe IV. Ini tidak sampai anafilaksis tapi karena dia delayed dia dapat muncul kemudian dan gangguannya kronik.
Nah Catet, yang menjadi ciri khas dari Scabies ini adalah pruritus yang yang terjadi pada malam hari.
Oke ini Life Cycle (Daur Hidup dari Sarcoptes Scabei) : ada Telur, Larva, Nympha dan Dewasa . Biasanya anamnesis yang harus di gali adalah selain intens gatalnya atau bentuk gatalnya. Tapi pada anak kecil (bayi) ngga mungkin kan dia bilang gatal bu gatal maka kita harus lihat dulu apakah bayi itu ada lembab popok tetapi dia tetap rewel malam hari, bisa jadi penyebabnya penyakit kulit terutama pada lipatan-lipatan mungkin bisa karena Scabies. Biasanya juga Keluarganya juga pernah kena sakit serupa, mungkin teman sekamarnya atau orang yang hidup disekitarnya.
Scabies merupakan great Imitator  (peniru yang paling ulung), selain itu ada scabies, kusta terus juga TBC. Ini dapat menyebabkan salah diagnosis. UKK primernya terowongan, papul, vesikel, pustule. Tapi yang sering ketemu adalah bentuk khasnya yakni UKK sekundernya. Lesi sekundernya, gatal (Itch) pada malam hari,  terutama di sekitar ekstrimitas atau ada terowongan, jika kasusnya masih baru pada terowongannya (Burrows) kita bisa menemukan Mitenya (dewasanya), telurnya dan juga scybalanya (sisa fesesnya). Ini lah yang membuat alergi (alergen) .
·         Pada anak-anak scabies sering terkena pada telapak tangan, aksila, telapak kaki kemudian di kepala.
·         Pada orang yang lebih dewasa dia akan menyerang Circle Of Hebra, dia mulai dari Leher, aksila sampai lipat paha termasuk daerah perut. Kecuali kulit kepala dan wajah.
·         Kulit kepala dan wajah hanya menyerang Anak kecil
Gambaran Klinis
·         Dia merah, menyebarnya tidak merata dan letaknya di punggung. Ternyata bainya berumur 9 bulan dan ini adalah scabies (liat di slide lembar ke-3 paling bawah kiri). Penularannya bisa dari ibunya dulu yang tertular, baru menular ke bayinya . bisa juga sebaliknya dari si bayi yang menulari sang ibu.
Norwegian Crusted Scabies
·         Biasanya terkena pada orang yang mengalami HIV, Lansia (mereka yang tidak mampu lagi menjaga ke hieginitasannya) Lesinya mengandung scabies hingga jutaan.
·         Umumnya di telapak tangan, kaki, scalp dan tempat-tempat yang sering mengalami tekanan .
·         Biasanya disertai hiperkeratosis
·         Biasanya sangat menyerang orang yang mengalami malnutrisi, orang yang mengalami inuno supresi ataupun pasien yang mengalami penyakit neurologi.
Bagaimana cara mendiagnosisnya ?
                Dengan cara kerokan kulit, kemudian kita lakukan burrow test . idealnya. Biopsy jarang digunakan pada rutinitas sehari-hari.
Penanganannya
·         Biasanya scabies ini dengan obat-obat topical, baik krim atau gel. Biasanya digunakan Benzyl Benzoate 3 hari berturut-turut. Bisa juga dengan Permethrin Cream selama 8-10 jam, bisa juga Gama benzene hesaklorida dan Sulfur.
·         Pada penderita Norwegian Scabies digunakan Ivermectin 200 mg/kg selama 3 minggu berturut-turut. (pada orang dewasa)
·         Pada anak & ibu yang mengandung digunakan Sulfur petrolatum selama 3 malam .
·         Jangan lupa obati orang-orang yg ada di sekitarnya
·         Antibiotik jika perlu (jika ditemukan lesi sekunder)
Permethrin 5 %
·         Merupakan obat yang di anggap aman untuk penderita scabies pada bayi, anak-anak, ibu yang hamil serta ibu menyusui.
·         Permetrin ini harus di oleskan ke seluruh tubuh termasuk wajah dan kulit kepala pada bayi, selama 8-12 . (saat malam sebelum tidur dan setelah usai beraktifitas)

2.     Pediculosis
Kutu itu ada di beberapa tempat sebagai berikut :
Yang menyerang kepala/ rambut              : Pediculus Capitis
Kalo yang menyerang badan itu                                : Pediculus Corporis
Nah yang menyerang Pubis                         : Phthirus pubis

Gejala utama dari kutu ini adalah gatal

Kutu ini menghisap darah, air liur (saliva) dari pediculus ini merupakan anti gennya dan pediculus ini dapat menyebabkan dermatitis.

Kutu juga bisa dapat menjadi transmitter dari relapsing fever (demam typoid) atau trench fever

Umumnya bentuk kutu itu sama, ada yang berbentuk,  telur, lymphe, larva dan ada yang berbentuk dewasa.

Pediculus capitis
Biasanya pada anak-anak dan perempuan (karena rambutnya panjang).

·         Diagnosis pediculus capitis
o   Temukan kutunya
·         Terapinya
o   Pakai pedulidides : Peditox
o   Menggunakan sisir untuk kutu
o   Cuci alat tidur, seperti bantal
o   Kasi Permethrin 1 %
Phtitiasis Pubis
Kakinya sangat besar, sehingga dia nyaman untuk berpegangan . Sejatinya dia diam di pubis,  namun dia juga bisa menyerang bulu mata.
·         Terapinya dengan Permethrin 10 menit ulangi 1 minggu. Kuncinya adalah pola hidup yang sehat.

3.       Cutaneus Larva Migrans
Penyebabnya adalah cacing tambang yang sering menyerang hewan contohnya Ancylostoma braziliense (pada anjing) & Ancylostoma caninum (pada kucing). Biasanya Ancylostoma itu ada pada bagian saluran cerna, namun pada kasus Cutaneus Larva Migran ini cacingnya nyasar, bukan pada saluran cerna malah ke kulit. Dia menginfeksi dengan larva filariform.

Manifestasi Klinis
·         Dermatitis – Lesi intrakutaneus.
·         Warnanya merah dan papulnya solid di tempat dimana larva tersebut mengalami penetrasi di kulit. (berdiameter 1-2mm)
·         Lesinya meningkat ketika larvanya bergerak, 1 inch sehari
·         Tempatnya itu biasanya di ekstremitas atau di punggung atau di bokong (tempat yang sering terpapar tanah)

Diagnosis
·         Kadang-kadang dengan menggunakan biopsy
Tata Laksana
·         Chlor ethyl spray
·         Albendazole/mebendazole cram 2 %
·         Albendazole (oral) 400 mg selama 5 hari
Langkah Preventif (pencegahan)
·         Hindari kontang langsung atau bersentuhan dengan tanah
·         Jangan bersentuhan dengan tanah yang telah terkontaminasi anjing dan kucing
·         Berikan obat cacing pada kucing dan anjing
·         Ajarkan anjing dan kucing untuk defekasi pada tempatnya.

4.       Myasis
Myasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh larva lalat yang hidup pada jaringan. Myasis ada yang exsternal dan ada yang internal.

A.      Eksternal myasis
a.       Cutaneous myasis
                                                                          i.      Creeping eruption   : orangnya tidak selalu jorok, biasanya karena insiden saja.
                                                                         ii.      Nodular Myasis         :
                                                                       iii.      Wound Myasis          : luka yang tidak di obati sehingga ada larva yang hidup di jaringa yang luka tersebut
b.      Nasal myasis
                                                                          i.      Ada pada lubang hidung, kasusnya sudah sangat parah. Contohnya Sarcophaga, Wholfahrtia, Chrysomyia.
c.       Ocular Myasis
                                                                          i.      Ada pada kantong mata . ini dapat mengakibatkan irritasi pada konjung tiva
B.      Internal myasis
Biasanya kenanya tidak disengaja,
a.       Intestinal myasis
Telur lalat yang ada dimakanan :
Gejalanya muntah, diare
b.      Gastric myasis contohnya erystalis
Gejalanya muntah
c.       Urogenital myasis contohnya fannia
Telurnya ada saat tidur maupun defekasi
Gejalanya adalah sakit selama micturisi

Diagnosis dari Myasis
·         Temukan larvanya
·         Tunggu larvanya sampai bentuk dewasa

Tatalaksana
1.       Di ambil larvanya
a.       Secara manual (pada kulit, mata dan hidung)
2.       Hilangkan infeksi sekundernya
a.       Dengan antiseptik dan anti biotik